Home / PPH

Senin, 4 Oktober 2021 - 20:34 WIB

PPh 21 Belum Kawin

Study Kasus : PPh 21 Belum Kawin

Berikut ini adalah contoh-contoh perhitungan pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 wajib pajak orang pribadi berstatus belum menikah atau belum kawin, sebelumnya penulis juga telah memposting artikel panduan perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan, rekan-rekan bisa baca di link ini : PPh Pasal 21 Karyawan

Pengurang Gaji Bruto Karyawan

Biaya Jabatan

Menurut Peraturan Dirjen Pajak No PER-16/PJ/2016 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi, biaya jabatan adalah biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan yang dapat dikurangkan dari penghasilan setiap orang yang bekerja sebagai pegawai tetap tanpa memandang mempunyai jabatan atau tidak.

Ketentuan biaya jabatan menurut peraturan di atas adalah 5 persen dari penghasilan bruto dalam setahun, dan setinggi-tingginya Rp 500.000 sebulan atau Rp 6.000.000 setahun.

 

Biaya Pensiun

Biaya pensiun merupakan pengurang penghasilan bruto dalam perhitungan PPh 21 yang terutang dan harus dipotong atas penghasilan yang diperoleh penerima pensiun secara bulanan. Jadi, biaya ini diterapkan khusus untuk menghitung pajak penghasilan penerima pensiun berkala.

Ketentuan biaya pensiun adalah 2 persen dari penghasilan bruto, setinggi-tingginya Rp 200.000 sebulan atau Rp 2.400.000 setahun

 

Penghasilan Tidak Kena Pajak

Penghasilan tidak kena pajak (PTKP) merupakan penghasilan yang diperoleh oleh wajib pajak orang pribadi, selama satu tahun pajak tidak melebih batas minimun berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 102/ PMK.010/2016.

Jadi berdasarkan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 102/ PMK.010/2016 yang masih berlaku hingga sekarang, PTKP wajib pajak orang pribadi belum menikah untuk satu tahun pajak adalah sebesar Rp54.000.000

 

Baca Juga : Perhitungan PPh Pasal 21 THR Karyawan

Penghasilan Kena Pajak

Penghasilan kena pajak (PKP) bagi orang pribadi, adalah penghasilan neto dikurang penghasilan tidak kena pajak (PTKP) sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 102/ PMK.010/2016.

Penghasilan kena pajak (PKP) merupakan dasar perhitungan dalam pengenaaan pajak penghasilan (PPh) pasal 21.

Baca Juga :  PPh 21 Pegawai Tidak Tetap & Cara Perhitungannya

 

Tarif PPh Pasal 21

Menurut Pasal 17 ayat 1, perhitungan tarif pajak penghasilan pribadi menggunakan tarif progresif, dimana persentase pengenaan PPh 21 WPOP dikategorikan berdasarkan jumlah penghasilan tahunannya. Adapun kategori tarif pajak yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • PKP Setahun hingga Rp 50.000.000 adalah 5%
  • PKP Setahun Rp 50.000.000 s.d Rp 250.000.000 adalah 15%.
  • PKP Setahun Rp 250.000.000 s.d Rp 500.000.000 adalah 25%.
  • PKP Setahun di atas Rp 500.000.000 adalah 30%.

Wajib Pajak yang tidak memiliki NPWP, dikenai penambahan tarif 20% lebih tinggi dari tarif yang diterapkan terhadap wajib pajak yang memiliki NPWP.

 

Baca Juga : PPh Pasal 21 TDP 2021

Contoh PPh 21 Belum kawin dikenakan Tarif 5%

Tn Mantrie adalah seorang karyawan swasta berstatus belum menikah, memperoleh penghasilan dengan rincian sebagai berikut :

Gaji Bruto Perbulan :
Gaji PokokRp4.500.000
Tunjangan KehadiranRp750.000
Tunjangan TransfortasiRp750.000
Tunjangan Hari KerjaRp500.000
Gaji Bruto PerbulanRp6.500.000
—————————————-
Gaji & Tunjangan TetapRp6.500.000
Pengurang :
Biaya Jabatan 5%Rp325.000
Iuran Pensiun 2%Rp130.000
Gaji Neto PerbulanRp6.045.000
—————————————-
Gaji Neto disetahunkan :
Rp6.045.000 x 12Rp72.540.000
Pengurang :
PTKP Belum KawinRp54.000.000
Penghasilan Kena PajakRp18.540.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Setahun :
Rp18.540.000 x 5%Rp927.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Perbulan :
Rp927.000 / 12Rp77.250
—————————————-
Kenaikan PPh Pasal 21 Non NPWP
Rp77.250 x 20%Rp15.450

 

Baca Juga : Perhitungan PPh Pasal 21 Pesangon Karyawan

Contoh PPh 21 Belum kawin dikenakan Tarif s.d 15%

Tn Mantrie adalah seorang karyawan swasta berstatus belum menikah, memperoleh penghasilan dengan rincian sebagai berikut :

Gaji Bruto Perbulan :
Gaji PokokRp7.500.000
Tunjangan KehadiranRp1.000.000
Tunjangan TransfortasiRp1.000.000
Tunjangan Hari KerjaRp500.000
Gaji Bruto PerbulanRp10.000.000
—————————————-
Gaji & Tunjangan TetapRp10.000.000
Pengurang :
Biaya Jabatan 5%Rp500.000
Iuran Pensiun 2%Rp200.000
Gaji Neto PerbulanRp9.300.000
—————————————-
Gaji Neto disetahunkan :
Rp9.300.000 x 12Rp111.600.000
Pengurang :
PTKP Belum KawinRp54.000.000
Penghasilan Kena PajakRp57.600.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Setahun :
Rp50.000.000 x 5%Rp2.500.000
Rp7.600.000 x 15%Rp1.140.000
PPh PPh 21 SetahunRp3.640.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Perbulan :
Rp3.640.000 / 12Rp303.333
—————————————-
Kenaikan PPh Pasal 21 Non NPWP
Rp303.333 x 20%Rp60.667

 

Baca Juga : Perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan Lepas

Contoh PPh 21 Belum kawin dikenakan Tarif s.d 25%

Tn Mantrie adalah seorang karyawan swasta berstatus belum menikah, memperoleh penghasilan dengan rincian sebagai berikut :

Gaji Bruto Perbulan :
Gaji PokokRp15.000.000
Tunjangan KehadiranRp5.000.000
Tunjangan TransfortasiRp5.000.000
Tunjangan Hari KerjaRp5.000.000
Gaji Bruto PerbulanRp30.000.000
—————————————-
Gaji & Tunjangan TetapRp30.000.000
Pengurang :
Biaya Jabatan 5%Rp500.000
Iuran Pensiun 2%Rp200.000
Gaji Neto PerbulanRp29.300.000
—————————————-
Gaji Neto disetahunkan :
Rp29.300.00 x 12Rp351.600.000
Pengurang :
PTKP Belum KawinRp54.000.000
Penghasilan Kena PajakRp297.600.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Setahun :
Rp50.000.000 x 5%Rp2.500.000
Rp200.000.000 x 15%Rp30.000.000
Rp47.600.000.000 x 25%Rp11.900.000
PPh PPh 21 SetahunRp44.400.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Perbulan :
Rp44.400.000 / 12Rp3.700.000
—————————————-
Kenaikan PPh Pasal 21 Non NPWP
Rp3.700.000 x 20%Rp740.000
Baca Juga :  PPh Pasal 21 Bendahara Pemerintah

 

Baca Juga : Perhitungan PPh Pasal 21 Bonus Karyawan

Contoh PPh 21 Belum kawin dikenakan Tarif s.d 30%

Tn Mantrie adalah seorang karyawan swasta berstatus belum menikah, memperoleh penghasilan dengan rincian sebagai berikut :

Gaji Bruto Perbulan :
Gaji PokokRp30.000.000
Tunjangan KehadiranRp10.000.000
Tunjangan TransfortasiRp10.000.000
Tunjangan Hari KerjaRp5.000.000
Gaji Bruto PerbulanRp55.000.000
—————————————-
Gaji & Tunjangan TetapRp55.000.000
Pengurang :
Biaya Jabatan 5%Rp500.000
Iuran Pensiun 2%Rp200.000
Gaji Neto PerbulanRp54.300.000
—————————————-
Gaji Neto disetahunkan :
Rp29.300.00 x 12Rp651.600.000
Pengurang :
PTKP Belum KawinRp54.000.000
Penghasilan Kena PajakRp597.600.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Setahun :
Rp50.000.000 x 5%Rp2.500.000
Rp200.000.000 x 15%Rp30.000.000
Rp250.000.000 x 25%Rp62.500.000
Rp97.600.000 x 30%Rp29.280.000
PPh PPh 21 SetahunRp124.280.000
—————————————-
PPh Pasal 21 Terhutang Perbulan :
Rp124.280.000 / 12Rp10.356.667
—————————————-
Kenaikan PPh Pasal 21 Non NPWP
Rp10.356.667 x 20%Rp2.071.333

 

Baca Juga : Kode-Kode Pembayaran Objek Pajak PPh Pasal 21

Sekian Informasi dan Tata Cara Pemotongan PPh Pasal 21 Belum Kawin, sesuai peraturan yang berlaku berdasarkan UU PPh Pasal 17 ayat (1), semoga bermanfaat.

 

Tarif Penyesuaian PPh Pasal 21 Tahun 2022

Tarif PPh 21 tahun 2022

 

Untuk mempermudah Perhitungan dan Pemotongan PPh Pasal 21 Karyawan, Silahkan rekan-rekan download Program PPh Pasal 21 Karyawan Format EXEL di Link di bawah ini :

  1. Program Perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan Tahun 2021 Kebawah
  2. Program Perhitungan PPh Pasal 21 Karyawan Tahun 2022

Baca juga : Jenis dan Tarif Pajak yang berlaku di indonesia

Agar tidak ketinggalan informasi Pajak dari penulis silahkan langsung download Aplikasi pajak khusus untuk smartphone android di link ini : Belajar Pajak.Apk,

Atau rekan-rekan bisa berlanggan melaui email yang telah penulis sediakan di branda website ini.

Rekan-rekan juga bisa tekan tombol like halaman facebook mantrie.com agar informasi terbaru tentang perpajakan dari penulis bisa muncul di branda facebook rekan-rekan.

Share :

Baca Juga

PPh Pasal 25 Badan

PPH

PPh Pasal 25 Badan
Perbedaan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi

PPH

Perbedaan PPh Badan dan PPh Orang Pribadi
Pemotongan PPh Pasal 23 Bendahara

PPH

PPh Pasal 23 Bendahara Pemerintah
Kewajiban Perpajakan, Cara Pengisian eSPT Tahunan. Tarif Pajak Indonesia, PPh 23, PPh 22, PPh 21, PPh 4 ayat 2, PPh 26

PPH

Tata Cara Pemotongan Pajak Penghasilan – Pasal 15
Kode Objek Pajak PPh 21

PPH

Kode Objek Pajak PPh 21
Contoh PPh 21 Pesangon

PPH

Contoh PPh 21 Pesangon Karyawan
Kewajiban Perpajakan, Cara Pengisian eSPT Tahunan. Tarif Pajak Indonesia, PPh 23, PPh 22, PPh 21, PPh 4 ayat 2, PPh 26

PPH

Elemen Dalam Potongan Pajak Penghasilan Pasal 21
Kewajiban Perpajakan, Cara Pengisian eSPT Tahunan. Tarif Pajak Indonesia, PPh 23, PPh 22, PPh 21, PPh 4 ayat 2, PPh 26

PPH

Cara Pemotongan PPh Pasal 21 Sesuai ketentuan
%d blogger menyukai ini: